contoh essay makam agung arosbaya bangkalan
SEKILAS
TENTANG MAKAM AGUNG
Makam agung di kabupaten bangkalan menjadi tempat
pemakaman orang-orang hebat dari masa lalu, makam agung dipercaya mampu
mendatangkan berbagai berkah. Bagi para peziarah, wilayah arosbaya di kabupaten
bangkalan , menjadi tujuan wisata ziarah pulau Madura yang tak boleh
terlewatkan. Selain komplek aer mata yang sudah sangat terkenal, di wilayah
kecamatan ini juga terdapat makan keramat lainnya, makam agung. Di komplek
pemakaman ini, dimakamkan tiga raja yang pernah memerintah bangkalan. Mereka
adalah kyai pragalba alias pangeran onggu’, kyai pratanu atau penambahan lemah
duwur, dan raden koro alias pangeran tengah.
Kekuasaan tiga orang tersebut berada dalam rentang
waktu antara 1531 sampai 1620 masehi. Sebuah masa yang sudah sangat lama, sama
tua-nya dengan sejarah masuknya islam di Madura. Nisan-nisan berbahan batu
putih yang terlihat kekunoannya, menjadi saksi ketuaan masa saat kyai pragalba
berkuasa, adalah anak kelima dari ki demung plakaran, pendiri kraton plakaran.
Semasa kekuasaan pragalba, agama islam yang dibawa para ulama yang dari gresik,
mulai menyebar di Madura barat. Pratanu, putra pragalba dari istri ketiga,
lebih dulu masuk islam yang peristiwanya di tandai CANDRA SENGKALA SIRNA
PANDAWA KARTANING NAGARA.
Baru menjelang wafat, pragalba baru mau masuk islam.
Itupun hanya dengan menganggukkan kepalanya saja, sehingga kemudian dikenal
sebagai pangeran Onggu’ (mengangguk). Pratanu kemudian, menggantikan ayahnya
berkuasa dengan gelar penambahan lemah duwur. Di masanya, pusat pemerintahan
plakaran dipindah ke arosbaya hingga disebut pendiri kerajaan arosbaya. Dia
juga mendirikan kraton dan masjid pertama di arosbaya. Penambahan lemah duwur
berhasil meluaskan daerah kekuasaannya hingga ke seluruh Madura barat, termasuk
sampan dan blega. Penambahan lemah duwur wafat di arosbaya pada 1592 M seusai
berkunjung ke penambahan ronggo sukowti, pamekasan. Selanjutnya kekuasaan
dipegang oleh putra hasil perkawinannya dengan putrid pajang, raden koro atau
pangeran tengah.
Menjadi tempat pemakaman orang-orang hebat dari masa
lalu, tak salah bila makam agung dipercaya oleh sebagian kalangan mampu
mendatangkan berbagai berkah. “Banyak yang datang kesini, mulai yang ingin naik
pangkat, dapat jabatan, hingga sukses berbisnis”, jelas mat nari, juru kunci
makam agung arosbaya.
Menurut juru kunci berumur 61 tahun yang sudah
menjabat sejak 1992 itu, banyak pula ulama dan santri datang ke makam
agung. Sebagai makam orang-orang hebat
yang diyakini kekeramatannya, di makam agung sering terjadi peristiwa-peristiwa
spiritual. Ada yang yang pernah cerita didatangi ular dan macan besar, pernah
pula terjadi gempa, siang tiba-tiba menjadi gelap gulita dan hujan besar,
padahal diluar tidak terjadi apa-apa.
By:
Ahmad Fauzi
Komentar
Posting Komentar